Perbedaan Pakaian Adat Pria Jawa dan Sunda | Baju Kebaya

Perbedaan Pakaian Adat Pria Jawa dan Sunda

2 min read

Perbedaan Pakaian Adat Pria Jawa dan Sunda

Perbedaan Pakaian Adat Pria Jawa dan Sunda – Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam adat dan budaya. Tentunya dalam pakaian pun jelas memiliki perbedaan sendiri. Salah satunya perbedaan pakaian adat Pria Jawa dan Sunda.

Keanekaragaman suku dan adat Indonesia sangatlah banyak. Salah satunya adalah suku Jawa. Suku Jawa adalah suku yang mendiami wilayah Pulau Jawa, yaitu mencakup daerah provinsi Jawa Tengah hingga ke provinsi Jawa Timur. Kemudian sisanya adalah suku Betawi di daerah DKI Jakarta, suku Sunda di daerah Jawa Barat dan Banten. Perbedaan Pakaian Adat Pria Jawa dan Sunda

Suku Jawa dan suku Sunda merupakan dua suka yang berbeda. Baik dari segi bahasa yang digunakan, adat istiadat, dan keseniannya. Namun perbedaan tersebut tidak boleh menjadikan perpecahan antara kedua suku Jawa dan Sunda.

Perbedaan pakaian adat pria Jawa dan Sunda

Pada kesempatan kali ini yang akan dibahas adalah Perbedaan pakaian adat pria Jawa dan Sunda, yang tentunya kedua suku ini punya perbedaaan.

1. Beskap

Beskap adat pria Jawa biasanya digunakan sebagai pakaian beberapa pegawai di perusahaan ataupun lembaga. Sedangkan beskap adat pria Sunda biasanya digunakan oleh para jajaka pada event resmi. Beskap adat pria Sunda memiliki tekstur tebal, dengan kerah baju yang tidak memiliki lipatan. Untuk warnanya beragam tapi biasanya berwarna gelap dan berwarna polos. Ketika kamu melihat dari dekat, terdapat perbedaan ukuran potongan beskap di bagian depan yang tidak simentris. Hal tersebut bertujuan untuk pemakaian aksesoris yang mungkin cukup berat seperti keris. Selain itu pola kancingnya pun menyamping.

2. Pakaian Adat Pengantin

Untuk pakaian adat pengantin pria Jawa biasanya disebut Jawi Jangkep. Jawi Jangkep memiliki 2 jenis, yakni Jawi Jangkep dan Jawi Jangkep padintenan (keseharian). Untuk Jawi Jangkep khusus menggunakan atasan hitam dan hanya untuk acara formal saja. Sedangkan Jawi Jangkep padintenan menggunakan atasan berwarna selain hitam dan boleh untuk  acara non formal. Jawi Jangkep sendiri terdiri dari beberapa bagian yaitu: perbedaan baju adat pria jawa dan sunda

  • Penutup kepala berupa blankon atau destar.
  • Pakaian atasan dengan bagian belakang jauh lebih pendek untuk tempat keris.
  • Setagen.
  • Lerep, timang, dan epek sebagai sejenis ikat pinggang.
  • Ada juga Kain bawahan.
  • keris.
  • Selop sebagai alas kaki atau canilan.

Sedangkan untuk pakaian pengantin pria adat Sunda mengenakan jas Buka Prangwedana yang warnanya menyesuaikan dengan pakaian mempelai pasangannya. Begitupun dengan kain batik yang digunakan menyesuaikan dengan yang digunakan pasangannya. Penutup kepala (Bendo) menggunakan hiasan permata. Lalu bagian bawah Boro Sarangka, yaitu sejenis kantong untuk menyimpan keris.

3. Variasi Pakaian

Untuk pakaian adat pria Jawa biasanya disebut Kanigara. Peruntukan kanigara yaitu pakaian adat yang untuk para golongan bangsawan Jawa.

Sedangkan untuk pakaian adat pria sunda bernama Baju Bedahan. Baju Bedahan yaitu pakaian berwarna putih sejenis jas. Biasanya dipadukan bersama kain kebat yang disarungkan, lalu memakai sabuk dan juga ikat kepala/bengker. Untuk kalangan menengah biasanya menggunakan arloji dengan rantai berwarna keemasan dan menggantung di kantong pakaian sebagai aksesoris.

Point penting dari pakaian / busana ini adalah dengan berusaha untuk tetap menutup aurat pria maupun wanita, karena jangan sampai kita dengan memakai pakaian adat tetapi mengabaikan aurat. Oke, Itu dia beberapa perbedaan pakaian adat pria Jawa dan Sunda yang sebagian orang jarang mengetahuinya. Dengan mengetahui perbedaan tersebut selain untuk menambah wawasan juga untuk mencari refensi dalam melakukan pernikahan.

Perbedaan tersebut tidak boleh menjadikan perpecahan antar-suku. Karena dengan perbedaan adat busana menjadikan Indonesia menjadi lebih beragam busananya. Tetap saling menghormati di tengah perbedaan.Dan bagi kamu yang tinggal di Jawa Barat dan ingin tampil beda (maksudnya tidak menggunakan pakaian adat) bisa menggunakan Jas formal atau jas pengantin yang biasa ada di pasaran, salah satunya kamu bisa menyewanya di berbagai tempat. Oke itu saja, semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!